Jembatan Perintis Garuda Tahap VII Mulai Dibangun, Buka Akses 40 Hektare Lahan Pertanian di Pesawaran

Updatenetizen.id–Pesawaran, Harapan masyarakat Desa Baturaja, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, untuk memiliki akses penghubung yang lebih aman menuju kawasan pertanian mulai mendapat titik terang. Kodam XXI/Raden Inten resmi memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII melalui kegiatan ground breaking, Rabu (9/9/2026).

Pembangunan jembatan sepanjang 35 meter tersebut diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 40 hektare lahan pertanian milik masyarakat. Infrastruktur ini nantinya diharapkan memudahkan petani membawa hasil panen sekaligus menunjang aktivitas pertanian sehari-hari.

Rangkaian ground breaking diawali melalui zoom meeting yang dilaksanakan secara serentak dan dipusatkan di Kabupaten Lampung Tengah.

Dandim 0421/Lampung Selatan yang diwakili Danramil Kedondong, Kapten Inf. Oyong Liza, mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jembatan sangat dibutuhkan karena selama ini masyarakat, khususnya petani, masih memanfaatkan akses penghubung yang kondisinya cukup berisiko ketika membawa hasil pertanian.

“Alhamdulillah, melalui program ini masyarakat mendapatkan akses yang lebih baik. Mudah-mudahan ke depan jembatan dan akses jalannya dapat terus dikembangkan sehingga semakin mendukung mobilisasi hasil panen masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap jembatan tersebut tidak hanya mempermudah perjalanan masyarakat dan kendaraan roda dua, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan akses menuju kawasan pertanian. Ke depan, terdapat harapan agar konstruksi dapat ditingkatkan dan akses jalan dilanjutkan hingga menuju wilayah Gunung Rejo.

Pembangunan tersebut mengusung tema “TNI AD Hadir untuk Rakyat”, dengan sasaran utama menghadirkan infrastruktur yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., menyambut baik dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Ia menyampaikan penghargaan kepada TNI, khususnya Kodim 0421/Lampung Selatan, yang telah mengambil peran dalam mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

“Atas nama pribadi, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pesawaran, saya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 0421/Lampung Selatan, yang telah menjadi inisiator pembangunan jembatan ini,” kata Antonius.

Ia menilai jembatan tersebut mempunyai nilai strategis bagi masyarakat karena dapat memperpendek hambatan mobilitas menuju kawasan pertanian. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil bumi diharapkan menjadi lebih mudah sehingga turut memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat desa.

“Jembatan ini memiliki arti yang sangat strategis. Kehadirannya akan membuat mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman dan cepat. Para petani juga akan lebih mudah membawa hasil bumi sehingga roda perekonomian desa dapat bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Antonius juga mengajak masyarakat dan pemerintah desa ikut menjaga hasil pembangunan tersebut. Menurutnya, perawatan dan penggunaan sesuai kapasitas menjadi hal penting agar jembatan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Setelah dibangun nanti tolong dirawat, jangan digunakan melebihi kapasitas. Kita ingin jembatan ini dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain pelaksanaan ground breaking, kegiatan tersebut turut diisi dengan penyerahan bantuan tali asih secara simbolis kepada 20 penerima manfaat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kedondong AKP Bambang Priantoro, S.E., anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Rudiyanto, S.E. dan Rudi Ardiansyah, S.E., perwakilan Kejaksaan Negeri Pesawaran, Asisten Administrasi dan Umum Rohana Sri Hartati, S.Sos., M.M., Plt. Kepala Dinas Kominfotiksan M. Ardhiansyah Putra Agung, S.E., M.M., Plt. Kepala Dinas PUPR, Camat Way Lima, para kepala desa, serta masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *